Home / Berita Kampus / Bentrokan Terjadi Antara Mahasiswa dan Satpam di FIB

Bentrokan Terjadi Antara Mahasiswa dan Satpam di FIB

Oleh: Yulia Pransiska dan Putra P Purba

USU, suarausu.co – Bentrokan terjadi antara beberapa mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB)  dengan satuan pengamanan (Satpam) dan pegawai FIB, Rabu, 18 Oktober. Bentrok terjadi setelah Satpam, Selamat Riadi, dipukul seorang mahasiswa berinisal I ketika bertugas. Demikian disampaikan Wankhairiza, pegawai bagian perlengkapan FIB, Kamis (19/10).

Riza cerita sekitar pukul sebelas malam, Selamat keliling dari gedung N FIB ke lapangan Futsal FIB, tempat mahasiswa berkumpul. Lalu I menanyakan alasan kedatangan Selamat dan adu mulut terjadi antarkeduanya. Keterangan Riza mengatakan I memukul Selamat hingga bibirnya terluka. “Ini karena ketidaksukaan I dengan kehadiran Selamat,” ujar Riza.

Setelah bentrokan pertama, Selamat pergi meminta bantuan Riza dan tiga mahasiswa yang berada di musala. Saat kembali, bentrokan terjadi lagi antara Selamat, Riza dan beberapa mahasiswa di belakang Perpustakaan USU.

“Mahasiswa yang terlibat pemukulan lebih dari sepuluh orang,” ujar Riza. Beberapa mahasiswa lain mencoba melerai perkelahian. Pengakuan Riza, Selamat kembali dipukul menggunakan kayu di pelipis kanannya oleh diduga I. Sementara ia dipukul di kepala kanan.

Sekitar tengah malam, polisi dan pihak keamanan USU melerai perkelahian. Selamat dan Riza lalu dibawa ke Pos Keamanan Pintu 2 USU. Saat Dekan FIB Budi Agustono datang, keduanya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diobati dan divisum. Sementara diduga pelaku pemukulan tak berhasil diamankan.

Budi tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian. Ia mengatakan pihak kampus tidak terlibat dalam kejadian ini. “Ini masalah individu dengan individu jadi kembalikan sama mereka saja,” tegasnya.

Berkaitan dengan hal ini, SUARA USU mendapat penolakan dari mahasiswa yang terlibat untuk diminta keterangan ihwal bentrok yang terjadi.

Saat ini, Riza dan Selamat menunggu hasil visum dari rumah sakit dan telah melaporkan pemukulan ke kepolisian dengan laporan penganiayaan. Jumat, 20 Oktober 2017, pihak terlibat diminta datang ke Polisi Resor (Polres) Kota Medan pukul 15.00 WIB untuk memberi kesaksian.

About SUARA USU

Check Also

IMKA FH Tampilkan Budaya Karo dalam Gendang Guro-Guro Aron

  Oleh: Charis Qoheleth Halomoan Sitompul Medan, suarausu.co – Ikatan Mahasiswa Karo Erkaliaga Fakultas Hukum …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *