Home / Cerpen

Cerpen

Lara

  Oleh: Putri Cemara Nauli Togtorop Dia selalu saja ada di pikiranku dan membuat terkaan. Aku lahir dengan sejuta fantasi namun berakhir dengan menyakitkan. Kala pagi dia datang dengan sapaan hangatnya. Lelaki yang sibuk dengan laptop dan dunia program itu sedang duduk dipinggir pendopo tanpa pohon. “Eh kau rupanya, sudah …

Read More »

Gama Anom

  Oleh: Widiya Hastuti “Alkisah, diceritakan pengelana (Gama) Muda (Anom) yang menjajaki angkaramurka insan dunia. Diturunkan pada cucu-cucu kelana. Disebarkan lewat  alunan suara. Hingga masa kini. Hidup Gama Anom terukir pada kitab manusia.” Dia Pemuda. Baginya, cakrawala adalah jalan hidup, Dan Tak terbatas, Dan tak terkirakan, Dan indah, Dan buruk. …

Read More »

Namaku Alterasi

  Oleh: Yael Stefany Sinaga Perkenalkan sekali lagi namaku alterasi. Aku lahir bukan dari pencampuran sel sperma dan sel telur. Tapi muncul karena dia dan aku berbeda. “Salam kepada yang kuasa. Salam kepada sang pembangkang. Salam wahai salam,” Begitulah kira-kira aku memperkenalkan diriku di depan mereka. Padahal tak ada niat …

Read More »

Kereta Nirwana

  Oleh: Mayang Sari Sirait Oktober pertama yang begitu dingin, bersama hujan yang semakin senang berkunjung ke bumi. Oktober pertama yang begitu dingin, setelah tahun lalu hujan di Oktober terasa mati. Kakiku bergerak-gerak, memainkan sepatu converse putih yang aku kenakan. Aku membencinya. Ya, memakai sepatu putih. Rasanya sangat melelahkan ketika …

Read More »

Panggil Jiwa itu Kembali

  Oleh : Thariq Ridho ”Gerangan apa yang terjadi padamu? Makhluk astral apakah yang telah hinggap ditubuh wanita ini. Seluruh jiwanya berseru untuk ceria,” Tangisnya tak henti-henti. Ia lampiaskan seluruh energinya hanya untuk air mata. Kadang ia marah, memaki sesaat lalu memohon ampun pada pencipta. 15 dari 24 jam harinya …

Read More »

Susur Hingga Parak, Jajal Lebih Intim

Oleh : Agung Kurnia Ritonga Jika aku menikahimu nanti, haruskah aku menikahi Tuhanmu juga? Bisu dinding-dinding sekolah, sekejap menjelma menjadi cermin, sekejap menjelma menjadi debar. Sebab umpatan orang-orang di sekitar kita ditumpahkan kepadanya saat kau berkali-kali berhasil memecahkan algoritma angka, problematika sosial, sesat ideologi, bahkan hingar-bingar estetika. Hari ini kau …

Read More »

Petuah

  Oleh : Yael Stefany Sinaga “….tenanglah akan tiba saatnya. Ujarkan terus karena ini petuah,” “Terlalu dalam kurasa, Pak,” Begitulah pada akhirnya aku menangis sejadi-jadinya kepada Bapak tersayang yang kupunya saat ini. Aku hanya punya dia. Anggota keluarga yang lain sudah pergi entah kemana. Yang kutahu ibu sudah di surga. …

Read More »

Sesal

  Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon Setiap orang mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Saat seseorang menawari kesempatan kedua, dengan egoisnya aku pun tidak akan melepaskannya. Pagi tadi aku ditawarkan oleh seniorku untuk menemaninya berbuka puasa bersama. Aku yang memang pada saat itu tidak ada rencana untuk kemana-mana dan tak berniat …

Read More »

Bintang Jatuh

  Oleh: Mayang Sari Sirait Kata orang dewasa jika ada bintang jatuh, pejamkan matamu, dan berdoalah. Ketika kau buka matamu, semua sudah jadi nyata. “Maaf..” Aku diam, pura-pura tidak mendengar. Tanganku sibuk menggambar boneka dengan kayu yang kudapat di dekat tumpukan koran lama disamping kandang ayam kosong itu. “Aku tau …

Read More »

Belum Saatnya

  Oleh: Thariq Ridho “Siapa disana,” sekilas cahaya putih melasat cepat dihadapanku. Seseorang berdiri dipojok ruangan. Laki-laki, bukan itu perempuan dengan gamis panjang menutupi kaki. *** Hujan deras mengguyur sejak pagi tadi. Membuatku bermalas-malasan layaknya garfile si kucing pemalas di film holywood. Hari ini sukses buatku tidur puas. Tanpa sadar …

Read More »