Home / Cerpen (page 10)

Cerpen

Hari Tidak Selalu Sama

Oleh: Guster CP Sihombing Pada akhirnya hidup akan memilih. Apakah kata hati yang (bahkan) kita sendiri tak tahu itu sebenarnya perkataan siapa, atau air liur yang terlanjur menggunung. Suatu sore yang syahdu ruang tengah kantorku tiba-tiba ramai. Semua staf dan personel kantor ada disana. Aku yang terkenal kepo juga tak …

Read More »

Syair tentang Nirmala dan Umur Panjangnya

Oleh: Aulia Adam Tak sengaja, kutemukan sebuah syair tentang seorang gadis bernama Nirmala. Dalam syair itu, Nirmala disebut-sebut sebagai gadis paling cantik di dunia ini. Matanya hitam bak jelaga kendi, hidungnya runcing nan mungil bak ujung permata yang diasah oleh ahli batu mulia paling tersohor, sedang bibirnya penuh dan merah …

Read More »

Sudahkah Kau Memberi Makan Batinmu, Alia?

Oleh: Aulia Adam Dahulu kala, kata ibuku, miliaran tahun sebelum manusia ada, bahkan jutaan tahun sebelum dinosaurus pertama lahir di dunia, dan sekitar dua ribu tahun sebelum jagat raya ini terbentuk, Tuhan lebih dulu menciptakan sesosok makhluk yang kini masih ada, tapi tak lagi bisa kaulihat bentuknya. Kala itu, malaikat …

Read More »

Cinta Tanpa Batas

Oleh: Yulien Lovenny Ester G   Terima kasih karena telah memberikan warna baru dalam hidupku Terima kasih karena telah membiarkanku mendengar kisahmu Terima kasih karena telah mengajariku bersyukur Terima kasih karena membuatku terlihat sempurna seperti manusia normal lainnya Terima kasih karena telah membiarkanku mencintaimu tanpa batas Aku hanya berdoa semoga …

Read More »

Don’t Judge A Book By Its Cover, Genk!

Oleh: Amanda Hidayat Pernah baca dongeng 1001 kisah? Atau, buku arti 1001 mimpi? Tahu tebalnya berapa? Paling seratus halaman. Itu sudah paling banyak. Dan aku tak pernah selesai membacanya. Sebab hanya satu aliran buku yang kusuka. Semalam, iya semalam, aku iseng-iseng buka buku yang ada di atas meja rumah kawanku, …

Read More »

Kematian di Pantai

Oleh: Apriani Novitasari Cuaca pagi ini cukup cerah. Semilir angin pantai meniup rambut panjangku. Pasirnya yang halus menggelitik telapak kakiku. Aku perhatikan Linka melirik Mira. Mira juga sedang merangkul pundak sahabat karibnya itu. Mata Mira menyiratkan kesedihan yang mendalam. Hah, Linka menghela napas berat untuk kesekiaan kalinya. Lagi, air asin …

Read More »

Dua Sisi

Oleh: Tantry Ika Adriati Ketukan pintu memecahkan rekaan kisah pendek dalam mimpiku. Saat mataku terbuka, potongan visual tadi belum sempat dimulai. Hanya epilog yang bahkan tak sedikitpun kuingat. Aku hanya tidur sekejap dan sudah dibangunkan oleh suara gertakan kayu yang tak mau berhenti itu. Aku menyerah dan memutar arah engselnya. …

Read More »

Ironi

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P Aku berjalan menyusuri gang kecil kumuh. Rumah-rumah petak bersusun-susun tinggi di kanan kiri jalan. Ditumpuk-tumpuk seperti kotak korek api. Rumah susun. Sudah tiga hari akudi daerah ini, disuruh editorku. Agar aku jadi wartawan pertama yang tahu semua yang terjadi. Editorku yang gembul tak mau tahu …

Read More »

Malam Hari Mario

Oleh: Rati Handayani Ketika ibunya mati, dunia Mario berubah jadi selalu malam hari, sunyi dan sepi. Sebab saat umur Mario masih berusia sembilan tahun, ibunya kerap bercerita tentang kutukan kepada anak durhaka yang lupa pada ibunya, yangjanda dan miskin. Anak itu telah kaya di rantau karena menikahi putri saudagar kaya …

Read More »

Sanusi, Ipuy, dan Iduladha

Oleh: Lazuardi Pratama “Gue lagi bokek banget, Puy. Minggu depan Pak RT udah mulai kumpulin sumbangan buat perbaikan jalan kampung. Enggak enak sama bapak-bapak lain kalau gue telat bayarnya.” “Sama, gue juga, Bang. Nanti rencananya gue mau bilang langsung sama Pak RT kalau gue belum punya duit, buat pertimbangan dia. …

Read More »