Home / Cerpen (page 10)

Cerpen

Dua Sisi

Oleh: Tantry Ika Adriati Ketukan pintu memecahkan rekaan kisah pendek dalam mimpiku. Saat mataku terbuka, potongan visual tadi belum sempat dimulai. Hanya epilog yang bahkan tak sedikitpun kuingat. Aku hanya tidur sekejap dan sudah dibangunkan oleh suara gertakan kayu yang tak mau berhenti itu. Aku menyerah dan memutar arah engselnya. …

Read More »

Ironi

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P Aku berjalan menyusuri gang kecil kumuh. Rumah-rumah petak bersusun-susun tinggi di kanan kiri jalan. Ditumpuk-tumpuk seperti kotak korek api. Rumah susun. Sudah tiga hari akudi daerah ini, disuruh editorku. Agar aku jadi wartawan pertama yang tahu semua yang terjadi. Editorku yang gembul tak mau tahu …

Read More »

Malam Hari Mario

Oleh: Rati Handayani Ketika ibunya mati, dunia Mario berubah jadi selalu malam hari, sunyi dan sepi. Sebab saat umur Mario masih berusia sembilan tahun, ibunya kerap bercerita tentang kutukan kepada anak durhaka yang lupa pada ibunya, yangjanda dan miskin. Anak itu telah kaya di rantau karena menikahi putri saudagar kaya …

Read More »

Sanusi, Ipuy, dan Iduladha

Oleh: Lazuardi Pratama “Gue lagi bokek banget, Puy. Minggu depan Pak RT udah mulai kumpulin sumbangan buat perbaikan jalan kampung. Enggak enak sama bapak-bapak lain kalau gue telat bayarnya.” “Sama, gue juga, Bang. Nanti rencananya gue mau bilang langsung sama Pak RT kalau gue belum punya duit, buat pertimbangan dia. …

Read More »

Kepala

Oleh: Mezbah Simanjuntak Alun-alun itu sepi. Kabut menguasai hari ini.  Tiupan angin menusuk tubuh. Tak ada keriangan bocah-bocah bernyanyi dan berlarian di bawah purnama. Keheningan merayap, memberikan kecemasan. Sudah sejak menjelang senja kala lingkap senyap itu terasa. Ketika beberapa prajurit berkuda menderap membelah sunyinya malam sambil menenteng sebutir kepala yang …

Read More »

Anak Belanda

Oleh: Tantry Ika Adriati Pacarku yang bertubuh kurus itu menyodorkan buku setebal lima ratus halaman padaku. Lantas keningku mengernyit, belum pernah aku membaca buku setebal itu. Kecuali memang karena buku itu genre kesukaanku: roman atau misteri. “Ini masih roman, roman Indonesia dengan latar abad dua puluh, kau akan suka,” ia …

Read More »

Pengkhayal Moderat

Oleh: Amanda Hidayat Ini bukan kisahku, ini kisah seseorang yang aku andai-andaikan. Semua yang aku andai-andaikan, tentu dalam khayalan. Tokoh utama dalam khayalanku namanya Aku, tapi penyebutannya sama seperti aku yang sebenarnya. Pernah aku mengkhayal terbang. Dalam lamunan itu, aku entah bersayap atau tidak, yang jelas aku terbang. Terbang mengitari, …

Read More »

Tadi Senja, Saya Mampir di Gerbang Surga

Oleh: Aulia Adam Saya sedang berpikiran liar. Maksudnya, pikiran liar tentang diri saya sendiri. Bukan tentang buah dada menggiurkan milik Scarlett Johansson; atau bokong bahenol milik Beyonce Knowles (terkutuklah si jelek Jay Z yang sialnya sangat beruntung itu). Kali ini pikiran liar saya berisi semua apa-apa yang baunya negatif. Sedikit …

Read More »

Dara

Oleh: Guster CP Sihombing Perjalanan ini masih panjang, ini hanya secuil dari kisah yang harus kau tahu tentang menjadi perempuan. Tergantung penilaianmu, aku perempuan yang bagaimana. Dara Udara semakin dingin menusuk tulang hingga persendian ngilu tak karuan. Penglihatan di langit semakin memudar, awan gelap mulai menyerang. Matahari entah kemana larinya. …

Read More »

Mei

Oleh: Guster C P Sihombing Namaku Mei. Sebut saja begitu. Aku terlahir dari sebuah keluarga tak bergelimang emas namun berlimpah kasih. Aku ditimang bak cendana di tengah belantara. Aku disusui seorang perempuan berparas bak peragawati. Namaku Mei. Sebut saja begitu. Umurku ketika itu masih sekitar enam atau tujuh tahun. Masih …

Read More »