Home / Cerpen (page 13)

Cerpen

Surat Cinta Perak

Oleh: Aulia Adam Tangan Attar gatal ingin membukanya. Padahal surat itu sudah ia masukan ke dalam selembar amplop violet, dan telah ia beri lem rapat-rapat. Dirasanya ada yang kurang dan harus diperbaiki. Kata-kata dalam surat itu masih terasa terlalu sempit untuk menggambarkan apa yang sedang ia rasakan. Dan karenanya tangan Attar …

Read More »

Bang Joy

Oleh: Cristine Falentina Pukul 11.00 WIB. Masih terlalu pagi untuk pulang ke rumah. Padahal sejak dua hari yang lalu belum juga menginjakkan kaki di kediamanku itu. Beberapa gadis kecil yang duduk di dekatku melihat dengan tatapan takut. Yang lain memandangku aneh. Busanaku yang tiap hari hanya memakai kaos hitam, celana …

Read More »

Nephillim

Oleh: Aulia Adam “Umurku sudah 82 tahun, tapi ingatanku tentang hari itu masih sangat jelas, Sayang. Percayalah, tak kan ada yang terlewatkan jika kuceritakan lagi kisah ini padamu,” ujar nenek sambil mengelus-elus rambutku. “Kalau begitu, ceritakanlah, Nek,” pintaku. Dan nenek mulai bercerita. *** Rita muda sedang menyulam di taman belakang rumahnya …

Read More »

Alibi

Oleh: Hadissa Primanda Malam telah merangkak perlahan menuju fajar. Jarum panjang di dinding kamar perempuan itu berada lewat sedikit dari angka 3. Sementara yang lebih pendek tak mau kalah menyentuh angka 3 pula. Seolah tak ada beda. Sudah lebih 4 jam perempuan itu duduk termangu di depan laptop-nya. Panah kursornya hanya mampu …

Read More »

Heike

Oleh: Harry Yassir Elhadidy Siregar  Selamat jalan, semoga kembali dengan senyuman. Kata itu masih melekat di pikiran Heike sebelum berangkat ke Avava, daerah konflik di perbatasan dua negara Asia Timur.  Suara direkturnya itu semakin membulatkan tekad Heike untuk mebidik semua foto kebengisan di daerah itu. Di dalam pesawat Garuda Indonesia ia …

Read More »

Han Hee Jun dan Rania

Oleh: Aulia Adam You are my heaven on earth You are my last and my first Senandung sendu memenuhi kamar itu. Suara lembut Beyoncé Knowles. Menyayat hati dua orang panik di dalamnya. Keringat mengucur deras disekujur tubuh Han Hee Jun. Kepalanya mulai pusing. Adrenalin yang berpacu membuat jantung di rongga dadanya …

Read More »

Pangeran Bervespa Putih

Oleh: Hadissa Primanda Rintih gerimis hujan sore itu mulai membasahi jalan. Orang-orang berlalu lalang mempercepat langkah mereka. Sekawanan burung gereja bergegas mencari sarang mereka.  Namun aku masih duduk dengan tenang di halte ini. Gerimis sore itu mulai turun rapat, meski langit tetap merona jingga. Aku menikmati pemandangan ini. Terlebih, aku memang …

Read More »

Keberangkatan

Oleh: M Januar Hari ini aku jadi manusia paling menyebalkan dalam hidupmu. Ketika aku meminta mengantarkan ke stasiun kereta api sore. Sesak pertanyaan di hatimu. Mempertanyakan kepergianku yang cepat. Padahal saat ini adalah hari terakhir aku bisa menatap wajahmu langsung. Seharusnya kita manfaatkan waktu yang tersisa dengan makan malam bersama, atau …

Read More »

Inang Wanita Diam

Oleh: Ramajani Sinaga Aku merasakan tubuhku remuk saat mendengar Amangbertengkar hebat dengan Inang. Saat ayam belum berkokok, dan subuh pun belum tiba. Aku terjaga dari tidurku ketika mendengar suara Inang menjerit-jerit histeris. Inang sudah memaki Amang, dan Amang sudah mencaci Inang. Saling mencaci dan memaki. Ini bukan yang pertama kali mereka bertengkar. Sungguh, tidak terhitung berapa kali mereka sudah bertengkar. Hidupku …

Read More »

Gadis Tak Bernama

Pertemuan kami terjadi biasa saja. Aku tidak begitu mengenalnya. Hanya sesekali melihatnya belajar denganku di kelas yang sama. Mungkin, ada tiga kelas yang kami ambil bersama. Aku kurang yakin. Saat itu, dosen killer memberi tugas yang cukup rumit. Dia ingin meminjam tugasku. Bicaranya lewat telepon. Entah dari mana ia tahu …

Read More »