Home / Opini (page 11)

Opini

Singapura, Surga Koruptor dari Indonesia

Oleh: Muslim Ramli Singapura disebut-sebut menjadi tempat yang paling aman bagi pelaku kejahatan kerah putih (koruptor). Alasan mereka mengunjungi negara ini cukup klasik, berobat. Lantas, apakah Singapura selamanya akan menjadi ‘rumah sakit’ bagi koruptor asal Indonesia? Singapura adalah negara yang cukup familiar di mata orang Indonesia. Negara ini dikenal sebagai …

Read More »

Tak Mampu Penuhi Kewajiban, Pemerintah Serius Tangani TKI

Oleh: Ahmad Hidayat Menilik berita-berita hangat Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kembali mencuat, rasanya tak salah mengatakan Pemerintah Indonesia bak pemadam kebakaran.  Saat api semakin berkobar, pemadam kebakaran baru sibuk. Saat Ruyati, Darsem dan kawan-kawan lainnya ramai dibicarakan media dengan kasus-kasus mereka, baru pemerintah memadamkan jenggotnya yang terbakar. Kamis kemarin …

Read More »

Perbaikan Pendidikan = Perbaikan Indonesia

Oleh: Wan Ulfa Nur Zuhra “Pendidikan merupakan segala bidang penghidupan, dalam memilih dan membina hidup yang baik, yang sesuai dengan martabat manusia” (Daoed Joesoef) Pasca kekalahan Jepang di perang dunia ke-2 akibat dijatuhkannya bom di Hiroshima dan Nagasaki, Hirohito, Kaisar Jepang pada masa itu memanggil para pembantunya untuk membicarakan masa …

Read More »

Reaktualisasi dan Revitalisasi Pancasila dalam Pendidikan

Oleh: M Januar Saya pikir kita sudah meyakini Pancasila sebagai jati diri negara ini. Semua perilaku kehidupan harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai pondasi kita untuk bernegara. Pancasila sebagai ideologi harus diyakini dan mampu menjawab seluruh tantangan zaman. Gencar pemberitaan di media massa akhir-akhir ini mengenai reaktualisasi dan revitalisasi Pancasila dalam …

Read More »

Belajar dari Tan Malaka

Oleh: Wan Ulfa Nur Zuhra Pendidikan adalah membangun proses berpikir, membudayakan dialektika, dan menghaluskan perasaan –Tan Malaka– Bayangkan apa jadinya peradaban manusia tanpa adanya pendidikan. Pendidikan yang saya maksud tak hanya pendidikan formal, tapi juga pendidikan nonformal. Pada dasarnya, manusia memang harus dididik. Indonesia memiliki lembaga pendidikan formal. Bukan cuma …

Read More »

Pemilu USU, Semoga Tak Hanya Pepesan Kosong

Oleh: Khairil Hanan Lubis Sejak pertama kali menjejakkan kaki di USU sebagai mahasiswa, saya tak pernah merasakan peran signifikan adanya Pemerintahan Mahasiswa (Pema) USU.  Saya masuk Agustus 2007 dan saat itu pema di bawah kepemimpinan Aulia Rahman sudah mulai vakum menjelang masa berakhir. Tahun 2008 pemilu yang pada waktu itu masih …

Read More »

Penggugatan Konsep PEMA

Oleh: Sanjey Maltya Konsep Pemerintahan Mahasiswa (Pema) sebenarnya mengandung makna yang kontradiksi. Pertama, pemerintahan kita maknai dengan lazimnya sebagai organisasi yang mampu menyelenggarakan hajat hidup basis konstituennya. Sedangkan Pema, sejatinya tidak pernah melakukan fungsi-fungsi demikian. Pema hanya melakukan fungsi-fungsi perlindungan, pendampingan atau advokasi terhadap kepentingan anggota-anggotanya, yakni mahasiswa. Penyelenggaraan hajat hidup …

Read More »

Kebebasan Pers Versus Visi Pariwisata

Oleh: Mengki S Sihaloho Memasuki era globalisasi, dampak yang timbul dalam media publikasi tak hanya mengantar kita ke pemikiran yang lebih luas untuk mempersiapkan mental manghadang era baru. Tak dapat di sangkal, saat ini masyarakat indonesia menikmati benar situasi kebebasan pers, setelah selama 32 tahun lebih seakan hanya menerima informasi …

Read More »

Ironi Kampus ‘Rakyat’

Oleh: M Januar Istilah kampus rakyat saya dapat ketika mewawancarai seorang narasumber yang merupakan salah satu petinggi di jajaran rektorat. Ia menjelaskan USU merupakan kampus yang paling murah dari segi Sumbangan Pendidikan untuk Pembangunan (SPP). Namun pantaskah USU disebut sebagai kampus rakyat? Melihat biaya pendidikan sudah dinaikkan, sumbangan sana-sini diterapkan beberapa …

Read More »

Stigma Masyarakat terhadap Fast food

Oleh: Ahmad Hidayat Pertumbuhan makanan cepat saji (fast food) di Indonesia sangatlah pesat. Tak hanya bagi orang kantoran yang sibuk dan tak punya banyak waktu, fast food juga sangat diminati oleh berbagai kelompok masyarakat. Kepraktisan dan cita rasa fast food menjadi daya tarik, selain prestise yang didapatkan. Urusan harga masuk dalam urutan agak belakang. …

Read More »