Home / Opini (page 11)

Opini

Belajar dari Tan Malaka

Oleh: Wan Ulfa Nur Zuhra Pendidikan adalah membangun proses berpikir, membudayakan dialektika, dan menghaluskan perasaan –Tan Malaka– Bayangkan apa jadinya peradaban manusia tanpa adanya pendidikan. Pendidikan yang saya maksud tak hanya pendidikan formal, tapi juga pendidikan nonformal. Pada dasarnya, manusia memang harus dididik. Indonesia memiliki lembaga pendidikan formal. Bukan cuma …

Read More »

Pemilu USU, Semoga Tak Hanya Pepesan Kosong

Oleh: Khairil Hanan Lubis Sejak pertama kali menjejakkan kaki di USU sebagai mahasiswa, saya tak pernah merasakan peran signifikan adanya Pemerintahan Mahasiswa (Pema) USU.  Saya masuk Agustus 2007 dan saat itu pema di bawah kepemimpinan Aulia Rahman sudah mulai vakum menjelang masa berakhir. Tahun 2008 pemilu yang pada waktu itu masih …

Read More »

Penggugatan Konsep PEMA

Oleh: Sanjey Maltya Konsep Pemerintahan Mahasiswa (Pema) sebenarnya mengandung makna yang kontradiksi. Pertama, pemerintahan kita maknai dengan lazimnya sebagai organisasi yang mampu menyelenggarakan hajat hidup basis konstituennya. Sedangkan Pema, sejatinya tidak pernah melakukan fungsi-fungsi demikian. Pema hanya melakukan fungsi-fungsi perlindungan, pendampingan atau advokasi terhadap kepentingan anggota-anggotanya, yakni mahasiswa. Penyelenggaraan hajat hidup …

Read More »

Kebebasan Pers Versus Visi Pariwisata

Oleh: Mengki S Sihaloho Memasuki era globalisasi, dampak yang timbul dalam media publikasi tak hanya mengantar kita ke pemikiran yang lebih luas untuk mempersiapkan mental manghadang era baru. Tak dapat di sangkal, saat ini masyarakat indonesia menikmati benar situasi kebebasan pers, setelah selama 32 tahun lebih seakan hanya menerima informasi …

Read More »

Ironi Kampus ‘Rakyat’

Oleh: M Januar Istilah kampus rakyat saya dapat ketika mewawancarai seorang narasumber yang merupakan salah satu petinggi di jajaran rektorat. Ia menjelaskan USU merupakan kampus yang paling murah dari segi Sumbangan Pendidikan untuk Pembangunan (SPP). Namun pantaskah USU disebut sebagai kampus rakyat? Melihat biaya pendidikan sudah dinaikkan, sumbangan sana-sini diterapkan beberapa …

Read More »

Stigma Masyarakat terhadap Fast food

Oleh: Ahmad Hidayat Pertumbuhan makanan cepat saji (fast food) di Indonesia sangatlah pesat. Tak hanya bagi orang kantoran yang sibuk dan tak punya banyak waktu, fast food juga sangat diminati oleh berbagai kelompok masyarakat. Kepraktisan dan cita rasa fast food menjadi daya tarik, selain prestise yang didapatkan. Urusan harga masuk dalam urutan agak belakang. …

Read More »

Kepada yang Terhormat

Oleh: Franky Febryanto Banfatin Mantan Pemimpin Bangsa Sering saya dengar di kedai-kedai tuak, di kendaraan umum, di keramaian pasar hingga panti jompo kalian bercerita tentang krisis multidimensi Indonesia. Negara yang dulu kalian perjuangkan ini menangis, marah, dan menjerit serupa batin kalian. Mengeluh karena anak cucu kalian belum mampu secara maksimal …

Read More »

Penulis dan Pahlawan (Memperingati Hari Pahlawan Nasional)

Oleh: Muslim Ramli Hampir setiap tahun selalu ada perdebatan mengenai pemberian gelar kepahlawanan. Beberapa waktu lalu sekelompok orang sibuk memperjuangkan mantan presiden Gus Dur dan Soeharto sebagai pahlawan. Mereka dianggap salah satu orang berjasa bagi negeri ini. Terlepas dari semua pro kontra mengenai pemberian gelar terhadap kedua orang ini, saya …

Read More »

Mahasiswa, Jangan Takut Berwirausaha!

Oleh: Franky Febryanto Banfatin Banyak fakta memaparkan bahwa mahasiswa—yang merupakan cikal bakal pemimpin bangsa—mayoritas masih enggan untuk berwirausaha. Mereka enggan melakukan aktivitas atau kegiatan yang menghasilkan nilai lebih berupa keuntungan dengan berani dan mandiri. Secara kasat mata, hal ini dapat dilihat dari minat mahasiswa berwirausaha baik di lingkungan kampus atau …

Read More »

Kenaikan SPP USU, Sebuah Drama yang ‘Cantik’

Oleh: Wan Ulfa Nur Zuhra Lempar batu sembunyi tangan, peribahasa ini agaknya tepat untuk menggambarkan drama kenaikan Sumbangan Pembangunan Pendidikan (SPP) Universitas Sumatera Utara (USU). Begini lah drama itu dimulai. 20 Maret 2010, Prof Chairuddin P Lubis yang saat itu masih menjabat sebagai rektor mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang kenaikan …

Read More »