Home / Puisi

Puisi

Palu

Oleh: Mayang Sari Sirait Diketuk palu Tuk tuk Menghakimi lewat mata Tatap dibalik lensa   Palunya dari kayu Tak mahal rasaku Tapi efeknya buatku kelu Apalagi kalau yang pegang tak pantas   Aku jua punya Palu, dari besi pula Tapi biasa saja Orang yang pegang tak punya kuasa   Kupikir, …

Read More »

Duka Si Kaki Lima

Oleh : Selistio Oklando Mikha Sitorus Aku terdiam, merenung Mataku terbuka, namun aku melihat khayalan yang begitu nyata Aku tak mengerti Tak mengerti akan alur hidup yang indah ini Meski, sakit kurasa Aku tetap berkata hidup ini indah   Adilkah? Akukah yang paling hina? Akukah yang paling nista? Sekotor itukah …

Read More »

Paralisis

Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon   Senyawa ricin terselip dalam salivaku Jemariku layaknya Badik yang membedil Sajak-sajak tersurat menyayat harkatmu Menjadikanku komunis di antara kaum pancasilais   Pujianku dibalas angkara murka Kritikan diganjar jeruji Menggertak berarti mati Meninggalkan gading yang  berulat   Zaman tak lagi sama Berubah dengan kentara Kini, …

Read More »

Berita

Oleh: Widiya Hastuti Kala itu senja Kau duduk dengan radio perak yang telah lama serak Menatap halaman berserak Dengan segelas kopi luwak Termenung Daunmu menangkap Gelombang berita dari seberang pulau sana Tentang buah jerami yang tak lagi terbeli Tentang anak kurang gizi Tentang roda yang mati Tentang BPJS yang rugi …

Read More »

Mesias

  Oleh: Surya Dua Artha Simanjuntak   Aku lahir dari kabut waktu Dari nubuat yang membisikkan namaku Di bawah bintang timur aku datang Dari harapan ribuan impian   Aku adalah suratan Datang untuk memperbaiki keadaan Aku adalah takdir Bersama gelap dan terang   Lihat, jika kau indahkan Bersama kita lukis …

Read More »

Tuhan (Ter)lupa

Oleh: Thariq Ridho   Sukma (di)luka Atma mendo’a bersama kata dalam diam ia mencela sebab Tuhan, tak seramah (katanya)   Atma berduka lantas siapa jadi (ber)dosa sudahkah sujud sembah hanya pada Sang (Esa) nyatanya, Tuhan pernah (Me)Lupa   Sukma mengalah dalam dekapan bunyi pasrah bingung Pada siapa berkeluh kesah (ter) …

Read More »

Bangun dan Berubah

Oleh : Selistio Sitorus Katamu mereka salah Sangkamu engkau benar Katamu mereka bodoh Seakan engkau pintar Dan, katamu engkau agen Masakan engkau diam?   Katamu kau berbeda Mengapa tetap sama? Katamu engkau bisa Mengapa tak mencoba?   Ambisiusmu menyimpang Tatapan matamu salah Semangatmu kosong Dan ucapanmu salah kaprah   Teduhkanlah …

Read More »

Binatang Bukan Bintang

Oleh: Rimma Itasari Nababan Dia adalah terang di pagi hari Kata seorang anak manusia Bukan ! Dia adalah gelap yang enggan pergi Anak manusia lain menimpali Begitulah, si dia selalu jadi topik Dia adalah tempat puji dan caci maki Dia adalah malam kelam Pembuai janji dalam mimpi Pasti tak tertepati …

Read More »

Demon

Oleh : Rina Amelia Tindaon Entah apa yang jenaka Kala Kalimat Ilahi membara Bernyanyi, bergoyang dengan girang Lafadz suci mereka jadikan arang   Saat semua umat mendera Saat letupan emosi belum reda Lahir lagi sebuah drama Tuhan sedang bersuka ria dalam takhta Merancang sastra cabul dengan setengguk vodka Untuk apa …

Read More »

Rumah Belenggu

Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon   Setapak langkah menuju bangunan elok Rupa bak istana sang Raja Sulaiman Malaikat duduk bersila mengalunkan harfa Bidadari dengan senyumnya yang merekah   Selangkah demi selangkah Terbius dengan kenyaman Tak rela meninggalkan keindahan cuma-cuma Aku ketergantungan   Hari ini terlewati, esok datang Bangunan masih sama …

Read More »