Home / Puisi (page 10)

Puisi

‘Memilih’

Oleh: Nurhanifah   Baliho-baliho terpasang Janji-janji terpampang Minta masyarakat untuk peduli Lantas nanti akan memilih Uang-uang dihadiahkan Akomodasi diberikan Asal kamu memilih Asal suaramu aku raih Tempat-tempat tersaji, aku tunggu kamu di sini Untuk berikan suara, sebagai ‘pengganti’ Waktu berlalu dan kau tak kunjung ku dapati Aku memaki, bagaimana bisa …

Read More »

Kopi Rasa Susu

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati Pulungan   Perjuangan ini berasa kopi Meski pahit dan dihirup pelan-pelan Hasilnya nikmat memuaskan Perjalanan ini berasa kopi Meski panas hingga harus ditiup perlahan Hasilnya tetap kental memabukkan Kopi, kopi, kopi Perjuangan ini juga berasa susu Meski harumnya memusingkan Manfaatnya justru mengagumkan Perjalanan ini juga berasa …

Read More »

Namaku ODHA

Oleh: Nurhanifah   Namaku ODHA Yang bekerja di firma hukum terkenal Dianggap hebat karena semua kasus tak pernah gagal Lantas ditinggalkan, hanya karena ‘keadilan’   Namaku ODHA Yang bersuara di setiap perjamuan Dianggap keren karena kata-kataku adalah kemenangan Lantas diabaikan, hanya karena ‘kesetiaan’   Namaku ODHA Yang bersuara lewat figura …

Read More »

Biar Dapat Surga

Oleh: Nurhanifah   Semalam aku bertemu dengan yang kuasa Ia bilang aku akan mati besok, pasti Jadi sejak pagi aku siapkan diri, biar dapat surga Ah, kalau begini surga itu pasti teramini   Pagi sekali aku bangun, memasak makanan lebih Sebelum berangkat, kukasih uang jajan lebih Siangnya aku ke panti …

Read More »

Gelapnya Indonesiaku

Oleh: Deli Listiani   Indonesia Terletak di garis khatulistiwa Membentang dari Aceh hingga Papua Membentuk satu panorama dunia   Indonesia Subur tanahnya Ratusan juta pohon tumbuh di sana Membuat satu penghijauan  dunia   Kini keindahan itu telah sirna Akibat kerakusan manusia Indonesiaku kini berubah Suram, gelap, pekat tertutup asap   …

Read More »

Pembimbingku

Oleh: Elda Elfiyanti   Aku membutuhkanmu Ayah Namun bukan untuk membimbingku belajar berjalan di halaman Aku butuh Ayah membimbingku menjalani hidup setelah kau lepasa ku jauh Ayah, aku lelah Namun bukan untuk berhenti berjuang Aku hanya ingin berada sekejap dalam pelukmu Sebab aku rindu Ayah, tetaplah di situ Akau akan pulang …

Read More »

Kita Satu

Oleh: Elda Elfiyanti Siapa kau? Siapa aku? Siapa kita? Kita satu, kita INDONESIA Kenapa harus saling menghujat dan membantai? Kita sama, kita INDONESIA Melayu dan Madura dapat berjalan bersama ke pelaminan Muslim, Nasrani, Budha bisa menjadi sahabat karib Jika telah kita dengar doa Aceh untuk Ambon Kupang untuk sambas, dan …

Read More »

Jelang Natal dan Idul Adha

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P Kata Ibu sebentar lagi Natal Berdekatan dengan Idul Adha Natal dahulu, kemudian Idul Adha Aku rayakan Idul Adha, tapi tidak Natal Kata ustadz-ku,  haram Seminggu lalu kucari-cari Abah Bilang ingin ikut Natal Ingin ketemu kakek gendut berjanggut Mau minta sesuatu Ayah marah besar Bagaimana bisa …

Read More »

Lima Kuntum Bunga Mawar Merah Warna Darah

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P   Aku punya lima kuntum bunga mawar merah warna darah Wanginya anyir sungguh serupa Aku dapat dari negeri antah berantah dengan susah-susah Kata mereka ada khasiatnya Bila dicampur air akan sungguh celaka   Satu kuntum kuberikan untuk ayah ibuku Hadiah sudah menelantarkanku Satu kuntum untuk …

Read More »

Namaku (Bukan) Perempuan

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P Perkenalkan, namaku Perempuan Aku lahir sebelum Hawa Atau Eva Namaku Perempuan Perempuan pertama sebelum Hawa atau Eva Dulu aku cintanya Adam Sebelum Hawa atau Eva ada Dulu aku perempuan yang didamba-damba Adam Sebelum Hawa atau Eva ada Lalu Tuhan berubah pikiran Ia ciptakan Hawa atau …

Read More »