Home / Puisi (page 20)

Puisi

Sajak Maaf untuk Kawan-kawan

Maafkan aku, kawan! Aku tak lakukan apa-apa Aku telah dipaksa lumpuh Agar mereka bisa leluasa   Aku hanya bisa jadi saksi Melihat kalian dipukuli Aku hanya bisa mendengar Ribuan tangis yang menderu   Ya, aku punya tangan Tapi tak bisa mengulurkannya Tentu, aku punya kaki Tapi tak bisa berjalan bersama   …

Read More »

Aku Tak Ingin Mati

Bagai kepompong yang dengan sederhananya menciptakan kupu-kupu indah Seperti itulah yang dinamakan kehidupan Bagai para ibu yang melahirkan bayi-bayi lucunya dengan maut yang menyertainya Seperti itu jugalah yang dinamakan hidup   Tidakkah banyak yang pasrah kepada hidup yang diibaratkan sungai mengalir Menikmati jernih dan kelamnya jenis air lalu akhirnya mati …

Read More »

Rindu Kepada Ibu

Di saat aku dilanda masalah Di saat aku merasa payah Di saat aku mulai gelisah Aku merindukan sosok seorang wanita   Wanita yang selalu memberiku wejangan Wanita yang selalu memberiku pencerahan Wanita yang selalu memberiku semangat kehidupan Dialah wanita yang tidak akan tergantikan   Dialah Ibu yang sudah melahirkanku Dialah Ibu yang sudah …

Read More »

Kau Tak Mengerti

Dari mana aku kan memulai sajakku Aku telah kehabisan kata-kata Bagaimana aku kau percaya Jika kau dirundung curiga padaku   Ah kawan, mengapa kau tak mengerti   Aku lenterakan temarammu Kau bilang itu tak perlu Kutunjuki kau jalan yang baru Katamu kau lebih tahu   Ah kawan, mengapa kau tak …

Read More »