Home / Puisi (page 5)

Puisi

Berpikir Merdeka

Oleh: Nurtiandriyani S Kembali dari keterasingan di bumi berada Kita hanya rakyat jelata Yang dijajah demi sebidang tanah, harta, dan tahta   Ini negeri dulu merdeka Namun tak pernah tahu Mana rupa mana serigala   Disuruh berteriak Tetaplah berpikir merdeka Tapi hati dibelenggu, kaki terantai besi Anak cucu menderita Rumah …

Read More »

Hijrah

Oleh: Muhammad Renu Fatahillah Hari-hariku duduk dan makan malam bersama setan dalam ruangan karpet merah, penuh nanah dengan suguhan daging pahit lapis keju getir di piringku dan suguhan kopi larutkan air mata membeku   Setan pun memelukku dengan nyamannya tidak begitu kuat tak juga longgar   Aku pun semakin terbuai dalam …

Read More »

Balada Vaksin Palsu

Oleh: Nurhanifah Seorang pria paruh baya turun dari mobil Seorang ibu menghampirinya, menampar Mengucap sumpah serapah prihal tugasnya Sesuatu yang tanpa sengaja ia lakukan Ia tak pernah tahu vaksinnya paslu Ia tak pernah tahu anak dan cucunya juga jadi korban Ia tak pernah tahu sekarang diseret kepenjara Ia tak pernah …

Read More »

Teror

Oleh: Adinda Zahra Noviyanti   Ada apa dengan bumiku? Tubuh orang muslim meledak tak tentu Timah panas meluncur tak tertuju Tak bersuara tak berseru   Tiba-tiba, tanpa pendahulu Kalau pun ada terdengar tak merdu Islam, Hindu, Budha, Nasrani, Ateis Kepercayaan apa pun jadi mati sebab itu   Mukmin berbendera hitam mengaku …

Read More »

Wabah Semu

Oleh: Nurhanifah Langit tampak cerah, mentari tersenyum Berbondong bocah berlarian Mereka asik memperhatikan telepon genggam Bersama-sama mencari monster langka   Segala penjuru mendadak ramai Museum yang kemarin rencana akan ditutup, urung Taman yang biasa dikunjungi lansia dan balita, kini didatangi remaja Semua sibuk jadi pelancong   Ini gila Seorang ayah berhenti …

Read More »

Kepastian

Oleh: Suratman   Lihat, semua berbeda tidak seperti yang kau dengar Diamlah dahulu! Dengarkan aku! Lihatlah dengan saksama   Kau sudah tahu sekarang Dik, ini zaman apa? Pasti kau tahu! Bukan bibir yang bersilat dalam kata yang hendak kau pahami   Lihatlah, cerita apa yang terangkai Dalam setiap detik kedipan …

Read More »

Cara Pintar Berkenalan

Oleh: Elda Elfiyanti Mereka membentak kami Mereka paksa kami berdiri lalu duduk kemudian berputar Tak lupa mars pun dinyanyikan Aku pikir ini adalah tindakan yang lebih konyol dari si kartun kuning Kupikir lagi masih ada cara pintar untuk kenal Pernah berpikir melakukan hal sama Dalam rangka menurunkan budaya Tapi sepertinya …

Read More »

Sebuah Perjumpaan

Oleh: Nurhanifah   Langit biru nampak berabu Sesak menyapa minta mengadu Si kesayangan kembali dipangku Bukan dengan Ibu, tapi dengan Tuhanku   Ia mengadu dunianya tak lagi seperti dulu Selalu dipuja oleh perindu Tidak ada lagi damba-damba Hanya tersisa sumpah serapah   Maka ia minta Tuhan datang Bawa kemenangan dan …

Read More »

Ramadan di Balik Warna

Oleh: Rahmad Alfiansyah Sinurat Warna tidak mudah ditebak dan dipercayai di depan mata Roda yang berjalan mengantarkan pada suatu keadaan yang berbeda Banyak orang sadar akan hadirnya Tapi tidak mengetahui makna dan tujuan arti warna tersebut Terpuruk dalam khilaf mempertanyakan di mana aku sebenarnya Bersandiwara merupakan senjata ampuh bagi para …

Read More »

Kesaksian

Oleh: Nurhanifah   Sebut saja pemimpin Yang katanya adil dan beradab Lalu ajak semua junjung kesetaraan Lantas berlaku biadab   Ah, anak-anak saja bisa tahu Mana topeng mana nyata Mana bunga mana benalu Kau liuk-liuk dalam kendana   Maka, saat mulut bisu bicara Mata buta melihat Kata-kata menggelegar di udara …

Read More »