Home / Sosok (page 3)

Sosok

P Anthonius Sitepu, Jalan dengan Prinsip Disiplin dan Kesederhanaan

Oleh: Fredick BE Tahun 80-an lagu Oemar Bakri dipopulerkan oleh Iwan Fals dan melegenda menjadi latar lagu untuk sosok guru yang sederhana dan berdedikasi. Sekitar pukul setengah dua siang di Kamis minggu terakhir Februari silam, ia keluar dari salah satu kelas di Gedung E Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik …

Read More »

Yusrianto Nasution: Saya Main Teater Karena Saya Suka

Oleh: Sri Wahyuni Fatmawati P Inilah perjalanan singkat Yus—panggilan akrab—dalam karir teaternya. Mulai ajang coba-coba hingga kini tak bisa lepas. Baginya, teater sudah bukan sekadar hobi. Pertengahan 1980-an, Yus menerima surat peringatan dari pihak Rektorat Politeknik USU, isinya menyatakan bahwa ia di-drop-out. Tak berputus asa, tahun depannya Yus menyelipkan cita-cita …

Read More »

Rizka Gusti: Karena Menulis Itu Gampang

Oleh: Amanda Hidayat Pikirnya sederhana. Hobinya biasa saja, menulis. Hobi yang mengantarnya ke berbagai ajang. Sehari lagi batas pengiriman tulisan seleksi Parlemen Remaja Nasional (PRN), satu hurufpun belum ia ketikkan. Bukan kenapa, hanya saja info baru ia dapatkan. Tanpa pikir panjang lepas pulang sekolah Rizka Gusti Anggraini Sitanggang langsung mengambil …

Read More »

Virzha, Ketika Don Juan Bicara Soal Musik

Oleh: Audira Ainindya “…Oh baby, baby, it’s a wild world, It’s hard to get by just upon a smile (yeah…) oh baby, it’s a wild world I’ll always remember you like a child girl…” Diiringi musik akustik dalam tempo lambat, tembang Wild World milik Mr. Big dilantunkan pria itu. Alunan …

Read More »

Lamasi Pakpahan, Daya Juang si Wirausahawan

Oleh: Aulia Adam “Kalau mau besar, bergaulah dengan orang yang lebih besar dari kita.” – Lamasi Pakpahan. Ia panik. Ibunya terus mengaduh sambil memegang perut. Asam lambung sang Ibu naik. Buru-buru ia dan ayahnya pergi membawa sang Ibu ke rumah sakit. Ia menyesal. Asam lambung ibu naik karena ia baru …

Read More »

Achmad Hambali Nasution, Memulai Petualangan dari Puntung Rokok

Oleh: Ridho Nopriansyah Baginya, berani memulai sesuatu merupakan awal dari prestasi. Terutama berani bermimpi. “Semua berawal dari puntung rokok,” ungkapnya. Waktu itu, acapkali ia dibuat kesal oleh saudaranya yang buang puntung rokok sembarangan. Di rumah, dengan mudah ia temui puntung rokok berserakan. Ia yang pada dasarnya tidak suka rokok, bertambah-tambah murkanya. Apalagi jika ingat …

Read More »

Rifdatus Sunniyah Alhida, Banggakan Keluarga Lewat Puisi

Oleh: Apriani Novitasari Sejak kecil, ia telah jatuh cinta pada puisi. Membuat bangga keluarga dan punya penghasilan sendiri adalah motivasi terbesarnya. Delapan tahun lalu, tepatnya saat Rifdatus Sunniyah Alhida duduk di kelas lima sekolah dasar (SD), ia baru dapat mengerti makna sebuah puisi. Kala itu, Ibu Rifda sedang sakit. Rifda ingin menyampaikan isi hatinya bahwa ia sangat …

Read More »

Jeje S4, Tentang Kerja Keras Ala Negeri Gingseng

Oleh: Sofiari Ananda She is my girl Don’t touch..touch Oh my baby girl Don’t touch..touch Kau cantik menawan, takkan terlupakan Kau lah satu tanpa tandingan Penggalan refrain lagu tersebut berjudul She Is My Girl yang didendangkan Jefri Haris Gurusinga atau Jeje bersama boybandnya, S4 – smart, sexy, sweet, sentimental, berduet dengan …

Read More »

Ismail Usman: Memasak Adalah Ibadah

Oleh: Hadissa Primanda “Tidak ada orang yang hijrah, tidak sukses,” -Ismail Usman Sebuah mobil carry warna merah berhenti di bagian belakang Masjid Raya Aceh Sepakat, Kamis sore (18/7). Seorang pria berumur 69 tahunturun dari dalam mobil, menenteng bungkusan berisikentang. Ia baru saja pulangdari pasar. Ismail Usman, priatua tersebut menjadi jurumasak masjid selama bulanRamadan. Ia dibantu 4 orang juru masak lain, dan sekitar 30-an orang yang membantu mempersiapkan tempatberbuka puasa. Pekerjaan ini telah dilakoninya selama 20 tahun, sejak Masjid Raya Aceh Sepakat masih berbentuk musala. Hingga sekarang, masjid inimemang menyediakan makanan …

Read More »

Franky, Aktivis Anak dan Penulis yang Berprestasi di Akademis

Oleh: Rati Handayani “Bekerja itu lebih utama dari sekolah. Bekerja akan menghasilkan uang sedang dengan sekolah belum tentu akan bekerja. Bekerja itu nomor satu sedang sekolah belakangan.” Itulah lingkaran setan yang ingin dihapusnya. Franky Febryanto Banfatin melayangkan pikirannya ke awal 2010 saat ia masih di semester II Fakultas Ilmu Sosial dan …

Read More »