Home / Berita Kampus / Gelar Aksi Revolusi Pendidikan, Kobar Germasu Tampilkan Seni Cukil

Gelar Aksi Revolusi Pendidikan, Kobar Germasu Tampilkan Seni Cukil

Konsolidasi Akbar Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Kobar Germasu) menampilkan seni sablon cikal dalam Aksi Revolusi Pendidikan, Senin (16/10). | Yulia Pransiska​

 

Oleh: Yulia Pransiska

USU, suarausu.co – Konsolidasi Akbar Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Kobar Germasu) menampilkan seni sablon cukil dalam Aksi Revolusi Pendidikan. “Di zaman dulu, propaganda dilakukan lewat cukil ini,” ucap Pandi Kurniawan, anggota Kobar Germasu dari Institut Teknologi Medan (ITM), Senin (16/10).

Pandi menjelaskan sablon seni cukil bertujuan menyuarakan kebebasan tiga mahasiswa yang masih di tahan semenjak 2 Mei lalu. Pun menuntut kebebasan demokrasi yang tak adil lagi dalam kasus tiga mahasiswa yang tak terbukti bersalah.

Ia mengatakan sablon seni cungkil ini menggunakan alat sederhana. Seperti pisau cukil, tinta yang bisa dibeli di percetakan, rol dari karet, dan hard board yang tersedia di toko bangunan.

Proses pengerjaannya memakan waktu singkat. Pertama dengan penggambaran pola selama satu hari bila pengerjaannya intensif. Selanjutnya cungkil yang sudah menjadi sketsa akan dituangkan tinta. Lazimnya sablon seni cukil memakai tiga warna standar seperti hitam, merah, dan hijau.

Sketsa yang telah diwarnai kemudian dirol sehingga menimpa kertas atau baju, lalu diinjak dan diurut. Untuk pengeringan, dibutuhkan waktu sekitar lima belas hingga dua puluh menit.

Pandi menambahkan mahasiswa dapat ikut mencukil kaos dengan menyumbangkan uang seikhlasnya. Namun apabila mahasiswa tidak membawa kaos, Konspirasi Art juga menjual dengan harga Rp70.000 beserta biaya sablon.

Sablon seni cukil biasanya memiliki sketsa seperti wajah tokoh yakni Benyamin Sueb, Tan Malaka, dan tulisan propaganda seperti Parpol Politik Tikus Kantor, Hukum Sudah Binasa, dan lain sebagainya.

Pandi berharap kedepannya banyak mahasiswa yang meyuarakan sesuatu melalui cukil. Mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara 2015 Agus Mardi mengatakan cukil menjadi kreativitas mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi. “Sama-sama bentuk menyuarakan yang kreatif,” tutupnya.

About SUARA USU

Check Also

Pramuka USU Raih Juara Umum Dua Pada SRSC Semarang

Oleh: Widiya Hastuti USU, suarausu.co – Perwakilan Pramuka USU raih juara umum dua pada perlombaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *