Jeritan Sukma

0
48

Oleh : Yael Stefani Sinaga

Arahkan pandanganmu ke langit

Pejuang masa lalu telah pergi terlebih dahulu

Di atas sana mereka menjerit

Dengan oknum bejat tak tahu malu

 

Lihat dunia yang fana

Penuh dengan penderitaan

Pemberontakkan, kemiskinan, dan penyiksaan

Berakar dan terus menjalar tanpa henti

 

Agama dijadikan tema panggung sandiwara

Politik dibuat menjadi taman permainan

Perjuangan terdahulu seakan sia-sia

Ibarat tak tuntas memangkas sampai akar

 

Rakyat masih terpenjara oleh penderitaan

Kaum borjuis terus merajalela

Merampas seenaknya tanpa alasan

Seakan punya kuasa atas semuanya

 

Inikah kemerdekaan itu?

Inikah kebebasan yang dijanjikan itu?

Rakyat terus ditipu

Diiming-imingi janji kepalsuan

 

Wahai para leluhur kami

Dapatkah engkau merasakannya?

Kesakitan luar biasa yang kami alami

Menutup harapan yang engkau bangun sebelumnya

Kini secuil harapan timbul di dalam hati

Akan ada warisan berjiwa pejuang

Yang rela berkorban dan rela mati

Demi sebuah kebebasan

Komentar
(Visited 18 times, 1 visits today)