Home / Resensi / Kemelut Pembunuhan Kepala Dingin

Kemelut Pembunuhan Kepala Dingin

Sumber istimewa

 

Oleh: Nikyta Ayu Indria

Judul : Murder on the Orient Express
Sutradara : Kenneth Branagh
Penulis Skenario : Michael Green, Agatha Christie (Berdasarkan  novelnya)
Pemeran : Kenneth Branagh, Daisy Ridley, Leslie Odom Jr., Johnny Depp, Penélope Cruz, Josh Gad, Michelle Pfeiffer
Rilis : November 2017
Durasi : 1 Jam 54 Menit
Genre : mystery-crime

 

Riweuh-nya suasana kereta mewah saat itu tak membuat orang berpikir macam-macam. Hal yang lumrah, tetapi tidak saat ditengah perjalanan. Lumuran darah mengucur dari tubuh seorang penumpang kereta, ia tewas.

Murder on the Orient Express dengan Hercule Poirot (Kenneth Branagh) sebagai sosok detektif andalan merupakan salah satu karya populer dari novelis terkenal milik Agatha Christie. Setelah sukses digarap dengan judul yang sama pada tahun 1974, film ini kembali di layar lebar dengan setting tahun yang sama, tahun 1930-an.

Poirot mendapat panggilan dari London untuk menyelesaikan kasusnya setelah sebelumnya berhasil menguak kasus pencurian barang antik di Gereja Yerussalem.

Lewat sahabatnya sekaligus owner kereta Orient Express, Bouc (Tom Bateman) dengan senang hati menawarkan perjalanan dari Istanbul, Sofia, Belgrade, Zagreb, Triste, Venice, Milan, Lousanne, Dion, Calais hingga berakhir di London.

Menemani perjalanan tersebut, tiga belas penumpang lainnya juga berada di sana pada hari itu. Berasal dari kalangan yang berbeda dan dipastikan tidak mengenal satu sama lain. Ada pebisnis misterius Ratchett (Johnny Depp) ditemani oleh sang sekretaris Hector McQueen (Josh Gad) dan pelayannya Masterman (Derek Jacobi). Putri Rusia Princess Dragomiroff (Judi Dench) serta pembantunya Hildegarde Schmidt (Olivia Colman).

Seorang wanita Baghdad Mary Debenham (Daisy Ridley), sepasang suami-istri bangsawan Count dan Countess Andrenyi (Sergei Polunin- Lucy Boynton), dokter India Dr.Arbuthnot (Leslie Odom), wanita tua Amerika Mrs. Hubbard (Michelle Pfeiffer), salesman mobil Biniamino Marquez (Manuel Garcia-Rulfo), Professor Austria Gerhard Hardman (Willem Dafoe), dan utusan Injil Pilar Estravados (Penélope Cruz).

Sumber istimewa

Namun ditengah badai salju yang menghantam kereta mereka, Ratchett ditemukan tewas mengenaskan dalam kamarnya. Suasana mencekam tersebut memaksa Poirot untuk segera menuntaskan masalah ini. Penyelidikan dilakukan oleh semua penumpang termasuk kondektur kereta Pierre Michel (Marwan Kenzari). Masing-masing mempunyai alibi yang kuat. Satu sama lain membuktikan ada di mana mereka saat kejadian dan apa yang sedang dikerjakan. Berusaha terbebas dari tuduhan pembunuh.

Dari segi cerita film ini bagus untuk ditonton. Film ini membuat kita-para penonton untuk ikut konsentrasi dengan setiap argumen yang dikeluarkan oleh penumpang. Menganalisa segala hal mulai dari ucapan, mimiknya, kebiasaan, bahkan hal terkecil adalah nama dan alamat. Kemampuan Poirot dapat menginterogasi dengan tenang tapi fokus dan menyesuaikan dengan karakter saksi memang ciri khas detektif Belgia ini.

Namun, bagi penonton yang tidak sabar, bagian Poirot bertanya pada saksi justru menjadi bagian yang sedikit membosankan. Apalagi ada banyak saksi yang diperiksa dan diharuskan untuk menyimak.

Kejutan akhir yang mengungkapkan siapa pembunuhnya menjadi kepuasan sendiri sekaligus hal tak terduga. Kebohongan dan kesaksian palsu yang dibuat dapat dipatahkan oleh Poirot sinkron dengan temuan barang bukti. Agatha Christie memang patut disebut novelis kriminal yang sukses untuk ceritanya ini.

Meski ada beberapa bagian berbeda dengan yang ada di novelnya, tetapi nuansa klasik pada film tetap dapat terasa sekali seperti digambarkan pada novel. Misalnya pada dekorasi mewah kereta Orient Express pada masanya

Tak salah bila film ini masuk dalam delapan nominasi, diantaranya Broadcast Film Critics Association Awards 2018, Houston Film Critics Society Awards 2018, Las Vegas Film Critics Society Awards 2017, London Critics Circle Film Awards 2018, Phoenix Critics Circle 2017, Phoenix Film Critics Society Awards 2017, Satellite Awards 2017, Seattle Film Critics Awards 2017.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Murder on the Orient Express akan dibuat sekuel dengan judul Death on the Nile. Kenneth Branagh dan Michael Green juga akan bergabung. Semoga dapat mempertahankan kualitas setting-nya!

About SUARA USU

Check Also

Susah Sinyal, Buktikan Eksistensi Ernest dalam Film Komedi Keluarga

  Oleh : Annisa Octavi Sheren Judul : Susah Sinyal Sutradara : Ernest Prakasa Penulis Skenario : Ernest …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *