Home / RAGAM / Fakta USU / Lima Agenda Tahunan di USU

Lima Agenda Tahunan di USU

Oleh: Rati Handayani

Universitas Sumatera Utara (USU), universitas tertua di Pulau Sumatera, memiliki berbagai agenda untuk tetap menjalankan kegiatan akademik maupun nonakademik. Dari berbagai kegiatan tersebut, ada yang sifatnya tetap dijalankan setiap tahun. Sehingga SUARA USU coba mengelompokkan lima agenda di USU yang sifatnya rutin diselenggarakan tiap tahun itu menjadi agenda tahunan USU. Berikut lima agenda tahunan USU tersebut.

1. Wisuda

Sebagai lembaga akademik, USU tiap tahunnya menyelenggarakan upacara wisuda sebagai seremonial pelantikan atau peresmian lulusannya. USU memiliki empat periode wisuda. Masing-masing biasanya dilakukan bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Tempatnya, di Gedung Auditorium USU.

Kepala Subbagian Acara Akademik USU Syamsul Bahri mengatakan Biro Akademik USU merencanakan waktu wisuda saat disusunnya kalender akademik. Pertimbangan berapa periode wisuda yang dilakukan dalam satu tahun berdasarkan banyaknya mahasiswa baru dan banyaknya mahasiswa USU yang akan diluluskan.

Satu periode wisuda biasa butuh waktu tiga hari karena kapasitas Gedung Auditorium hanya mampu menampung 2500 orang. Sedangkan dalam satu periode wisuda, rata-rata ada  tiga ribu mahasiswa yang akan diwisuda. Orang tua atau wali si wisudawan juga akan memasuki gedung mendampingi sang wisudawan. Sehingga jumlah tiga ribu mahasiswa harus dibagi tiga hari agar satu hari bisa diwisuda maksimal seribu wisudawan dan orang tua atau wali wisudawan yang jumlahnya maksimal mencapai dua ribu orang dapat memasuki gedung.

Panitia penyelenggara wisuda ini ialah pegawai biro rektorat USU. Kata Syamsul, kepanitian dibagi menjadi bagian acara, bagian perlengkapan, dan bagian konsumsi. Panitia bagian acara yaitu pegawai dari Subbagian Acara Akademik, panitia bagian perlengkapan yaitu pegawai Biro Aset dan Perlengkapan. Sedangkan bagian konsumsi ditanggungjawabi Dharma Wanita USU.

Panitia bagian acara akan bekerja mengedit dan mencetak buku wisuda, membuat selempang wisuda hingga berkoordinasi dengan fakultas untuk mengumumkan berkas apa saja yang harus dilengkapi calon wisudawan juga tenggat pengumpulannya.

Biasanya, kata Syamsul, fakultas harus menyerahkan berkas calon wisudawannya ke Subbagian Acara Akademik, kurang lebih tiga minggu sebelum wisuda digelar. Rentang waktu tiga minggu ini digunakan Subbagian Acara Akademik untuk mengecek berkas tersebut dan melakukan persiapan teknis seperti mengedit dan mencetak buku wisuda serta membuat selempang dan tabung sesuai jumlah calon wisudawan.

Selain itu, dalam rentang waktu tiga minggu tersebut panitia konsumsi akan mempersipakan konsumsi di hari wisuda.

2. Dies Natalis

Merayakan hari berdirinya USU pada 20 Agustus 1952, setiap tahunnya USU menggelar perayaan dies natalis setiap tanggal 20 Agustus. Panitia dies natalis tiap tahunnya digilir di antara fakultas. Fakultas yang menjadi panitia diputuskan dalam rapat pimpinan—rapat rektor dan wakil rektor serta jajarannya.

Kata Syamsul Bahri, Kepala Subbagian Acara Akademik, setelah rapat pimpinan, keputusan fakultas mana yang akan menjadi panitia akan diberitahu kepada pihaknya. Setelahnya, susunan kepanitian akan diberitahu oleh fakultas yang ditunjuk sebagai panitia. Biasanya, ada tiga fakultas yang ditunjuk menjadi panitia.

Persiapan dies natalis ini, mulai dari pembentukan panitia, biasanya dimulai bulan Juni. Pada awal terbentuknya panitia, Kata Syamsul, tema ditentukan terlebih dahulu dan rangkaian acara menuju puncak perayaan dies natalis pada 20 Agustus. Tahun lalu misalnya, Dies Natalis USU bertema Melalui Dies Natalis USU Kita Songsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 karena tahun ini Indonesia MEA dimulai.

Di puncak acara dies natalis tahun lalu pun Rektor USU 2010-2015 Prof Syahril Pasaribu, dalam sambutannya, menyampaikan peralihan statuta USU menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) setelah diberlakukan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2014 tentang Statuta USU per 28 Februari 2014.

3. Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Pedoman pemilihan mawapres akan berisi syarat peserta, petunjuk penulisan karya ilmiah, penilaian, hingga waktu pendaftaran dan seleksi. Di USU, pemilihan mawapres biasanya dimulai bulan Maret. Biro Kemahasiswaan dan Kealumnian (BKK) USU, setelah menerima surat edaran tentang pemilihan mawapres dari Dirjen Dikti, akan meminta Bagian Kemahasiswaanfakultas menyerahkan nama mawapresnya dengan tenggat waktu yang ditentukan Biro Kemahasiswaan dan Kealumnian (BKK).

BKK biasanya membebaskan cara perekrutan dan seleksi mawapres di fakultas kepada bagian kemahasiswaan. Setelah nama mawapres fakultas didapatkan, USU akan lakukan Pemilihan Mawapres USU. Dalam pemilihan itu akan ditunjuk juri untuk menyeleksi karya tulis dan menilai presentasi mawapres fakultas pada hari pemilihan.

Dalam penilaian, selain penulisan karya tulis dan isu yang diangkat di dalamnya,  kemampuan bahasa Inggris juga faktor yang akan dinilai. Mawapres haruslah orang yang baik kemampuan bahasa Inggrisnya.

Pemilihan Mawapres USU biasanya digelar bulan April, sebab pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei, akan diumumkan Mawapres USU tahun tersebut. Setelahnya, Mawapres USU, lewat BKK akan mengirim berkas ke Dirjen Dikti, guna seleksi Pemilihan Mawapres Nasional.

4. IMT-GT Varsity Carnival

Sumber Istimewa

Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Varsity Carnival adalah karnival tahunan yang digelar secara bergiliran diantara perguruan tinggi yang tergabung dalam IMT-GT. Universitas yang tergabung dalam IMT-GT, organisasi subregional yang terbentuk tahun 1993 bertujuan untuk mempercepat transformasi ekonomi di provinsi yang kurang berkembang dan secara geografis terletak di segitiga, berjumlah dua belas.

Agustus tahun lalu, USU menjadi tuan rumah IMT-GT Varsity Karnival ketujuh belas. Ini adalah kali ketiga USU menjadi tuan rumah perhelatan tersebut dan kali pertama diadakannya IMT-GT Varsity Karnival di bulan Agustus. Biasanya, kata Wakil Rektor III USU Raja Bongsu Hutagalung IMT-GT Varsity Karnival digelar bulan November.

Dalam perhelatan akbar itu, USU mengadakan tiga jenis event. Diantaranya olahraga, seminar dan budaya. Cabang pertandingan olahraga sepak bola, tenis, bulu tangkis, basket, futsal, dan pencak silat. Sedangkan seminarnya bertema Environmental Sustainability in IMT-GT  “Countries: Issues and Challenges”. Dan acara budayanya bertema Exploring Asean Culture through Epic Love Dance.

5. Piala Rektor

Pertandingan final sepak bola Piala Rektor 2013. | Dokumentasi SUARA USU

Paiala Rektor adalah ajang pertandingan olahraga yang digelar tiap tahun untuk memperebutkan piala Rektor USU. Penyelenggara ajang ini ialah Biro Kemahasiswaan dan Kealumnian USU di bawah Wakil Rektor (WR) III USU dengan bidang yang sama. Sedangkan teknis acara dikerjakan unit kegiatan mahasiswa tingkat universitas bidang olahraga.

WR III Raja Bongsu Hutagalung tak ingat persis kapan Piala Rektor USU mulai digelar. Seingatnya sejak ia menjabat WRIII USU mulai 2012 lalu dan sejak USU di bawah pimpinan Rektor Prof Syahril Pasaribu acara ini telah rutin digelar. “Sepertinya  di zaman sebelum Pak Syahril pun sudah ada,” katanya.

Pertandingan olahraga di Piala Rektor beberapa kali berakhir kisruh. Dua tahun terakhir misalnya. Pada 2013, suporter sepak bola Fakultas Pertanian dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik bentrok di pertandingan final cabang olahraga tersebut. Pun tahun lalu, suporter tim futsal Fakultas Hukum dan fakultas Teknik bentrok saat pertandingan semi final digelar.

About Portal Berita Pers Mahasiswa SUARA USU

Check Also

Lima Menteri Pema USU yang Di-Reshuffle

Oleh: Yulien Lovenny Ester Gultom Kabinet Sinergis dan Kontributif sudah berjalan hampir setahun. Di pertengahan tahun, …