Home / Puisi / Perjuangan Hidup

Perjuangan Hidup

Oleh: Erista Marito Oktavia Siregar

 

Aku berjalan di tengah keramaian

Sendiri, melihat semua hal asing yang tek pernah kulihat sebelumnya

Aku berjalan di antara jutaan kepala yang tampak

Sendiri, menghadapai hal yang seakan mencengkramku

Kepala-kepala yang berada di antaraku diam

Seketika bergerak, terlukis mengabaikanku

Tapi aku merasa, keadaan tetap mencengkramku

Itu hanya perasaanku atau benar terjadi, entahlah..

Tapi aku merasa

 

Sejenak aku berhenti berjalan di antara keramaian

Sejenak aku tidak melalui jutaan kepala di antaraku

Aku berbisik dengan hati

Aku berbisik dengan pikiranku tentang bagaimana aku menghadapinya

Haruskah aku menghadang keadaan yang seolah mencengkram itu?

Haruskah aku diam, dan mundur dari keadaan itu?

Tapi entah apa, rasanya ada perasaan yang begitu kuat

Rasanya ada dorongan yang begitu kuat

Aku tersadar…

Perasaankulah yang membuat keadaan seolah mencengkram

Perasaankulah yang membuat seolah aku tidak mengenal keramaian di sekitar

Ini yang namanya perjuangan!

Ini yang dinamakan tantangan!

Berhenti berarti menyerah.Berhenti berarti kalah.

Sejenak ku berhenti, sesaat ku berjalan dan terus melanjutkan perjalanan.

Hei, badan! bergeraklah, majulah .

Tidak waktunya untuk bermuram durja

Terus maju, dan lakukan yang terbaik

Hei, badan!

Ini kewajibanmu

About Portal Berita Pers Mahasiswa SUARA USU

Check Also

Berita

Oleh: Widiya Hastuti Kala itu senja Kau duduk dengan radio perak yang telah lama serak …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *