Kamis, 25 Mei 2017

Mata Tajam Penuh Duka

Oleh: Ahmad Sufryansyah Hari itu hujan Genangan hujan Hanya suara hujan Bercanda bersama kawan Semua seperti biasa Hingga mataku melihat sebuah bingkai Aku berjalan dengan hati-hati Kutatap matanya Kuusap pipinya Kutunduk melihatnya Hanya sebuah gambar Seolah...

Warna Keresahan

Oleh: Yulia Pransiska Hitam akan selalu menjadi hitam bila tak dicampur putih Indra mataku pun telah muak dengan rasa tak acuh Merah akan membakar rasa perih Indra mata...

Tahun Baru

Oleh: Nurhanifah   Sebut saja perayaan Penuh dengan makanan-makanan Penuh dengan hiasan-hiasan Penuh dengan kegembiraan   Tergelak tawa tak berkesudahan Berpesta hingga kelelahan Tak sadar waktu yang terlewatkan Terbangun dalam kebingungan   Sadarkah? Pahamkah? Tahukah?   Sudah pasang serulusi tahun...

Untuk Bidadari Kehidupan

  Oleh: Yulia Pransiska   Semesta tak kan pernah sanggup kehilangan bidadari sepertimu Bumi pun menjerit, bila dunia tanpa kasihmu Awan hanyalah kapas tanpa warna putihnya yang semurni hatimu Sekalipun...

Dialektika Negeri Tanda Tanya

Oleh: Suratman 71 tahun negeri berusia Tak melulu soal-soal tentang pecah-belah Pelik-pelik di mana-mana SARA jadi ganyangan utamanya Melulu itu-itu saja Barang jadi tak punya hati bineka Pun terus diumbar-umbar Debat-debat sedemikian...

Aksi Dalam Perjuangan

Oleh: Rahmad Alfiansyah Sinurat   Dalam kenangan perjuangan pahlawan Indonesia Menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa Suasana bimbang tanpa setitik cahaya Pantaskah negeri ini terbebas dari penjajah   Mendung, Pertanda ‘kan hujan...

Terpenuhi dengan Berbagi

Oleh: Rahmad Alfiansyah Sinurat Percayalah pada tuhanmu Percayalah atas takdirmu Ironi terkadang membuatmu lupa Jangan pernah berhenti meminta Bentangan sajadah kian lebar Dari harapan manusia yang besar Kuatkah diri ini melihatnya? Sentuhan...

Sekolah

Oleh: Nurhanifah Tak ada papan nama sekolah, hanya gedung biasa Bercat merah, dibangun atas kebutuhan bersama Hanya satu guru, tamatan sekolah dasar Tak bergaji, mengajar karena cinta Hanya gedung...

Berpikir Merdeka

Oleh: Nurtiandriyani S Kembali dari keterasingan di bumi berada Kita hanya rakyat jelata Yang dijajah demi sebidang tanah, harta, dan tahta   Ini negeri dulu merdeka Namun tak pernah tahu Mana...

Hijrah

Oleh: Muhammad Renu Fatahillah Hari-hariku duduk dan makan malam bersama setan dalam ruangan karpet merah, penuh nanah dengan suguhan daging pahit lapis keju getir di piringku dan suguhan kopi larutkan...