Sosok di Sudut Ruangan

0
302

Oleh: Santi Herlina

Embun pagi hari, hembusan angin

Dingin menembus batang tulang

Tadi malam aku terjaga hingga fajar

Kini aku terbangun di tengah munculnya senja

 

Padahal aku berniat menyapa mentari sekali saja

Aku lupa, kapan terakhir kali aku bangun melihat mentari

Mungkin tak pernah

Terlalu banyak yang membuatku harus terjaga

 

Hingga aku bisa hafal

Aroma, suara, dan desisan malam setiap kali aku terjaga

Aku tak sendirian berarti

Meski ramai yang kumaksud bukan makhluk yang bisa kuajak bicara

Setidaknya aku tahu ada yang memperhatikanku diam-diam

 

Sesekali aku ingin ada yang menyuruhku rehat sejenak

Aku ingin mereka yang memperhatikanku mengajakku bicara

Mereka selalu duduk di sudut ruangan ini

Diam saja memperhatikanku tanpa berkedip

 

Wajah pucat pasi, mungkin mereka sedang sakit

Tapi, mengapa tak pernah minum obat?

Bicaralah, jika kalian butuh sesuatu

Komentar
(Visited 4 times, 1 visits today)