Home / Tag Archives: contoh cerpen

Tag Archives: contoh cerpen

Kereta Nirwana

  Oleh: Mayang Sari Sirait Oktober pertama yang begitu dingin, bersama hujan yang semakin senang berkunjung ke bumi. Oktober pertama yang begitu dingin, setelah tahun lalu hujan di Oktober terasa mati. Kakiku bergerak-gerak, memainkan sepatu converse putih yang aku kenakan. Aku membencinya. Ya, memakai sepatu putih. Rasanya sangat melelahkan ketika …

Read More »

Petuah

  Oleh : Yael Stefany Sinaga “….tenanglah akan tiba saatnya. Ujarkan terus karena ini petuah,” “Terlalu dalam kurasa, Pak,” Begitulah pada akhirnya aku menangis sejadi-jadinya kepada Bapak tersayang yang kupunya saat ini. Aku hanya punya dia. Anggota keluarga yang lain sudah pergi entah kemana. Yang kutahu ibu sudah di surga. …

Read More »

Sesal

  Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon Setiap orang mempunyai kesempatan untuk memperbaiki kesalahan. Saat seseorang menawari kesempatan kedua, dengan egoisnya aku pun tidak akan melepaskannya. Pagi tadi aku ditawarkan oleh seniorku untuk menemaninya berbuka puasa bersama. Aku yang memang pada saat itu tidak ada rencana untuk kemana-mana dan tak berniat …

Read More »

Bintang Jatuh

  Oleh: Mayang Sari Sirait Kata orang dewasa jika ada bintang jatuh, pejamkan matamu, dan berdoalah. Ketika kau buka matamu, semua sudah jadi nyata. “Maaf..” Aku diam, pura-pura tidak mendengar. Tanganku sibuk menggambar boneka dengan kayu yang kudapat di dekat tumpukan koran lama disamping kandang ayam kosong itu. “Aku tau …

Read More »

Belum Saatnya

    Oleh: Thariq Ridho “Siapa disana,” sekilas cahaya putih melasat cepat dihadapanku. Seseorang berdiri dipojok ruangan. Laki-laki, bukan itu perempuan dengan gamis panjang menutupi kaki. *** Hujan deras mengguyur sejak pagi tadi. Membuatku bermalas-malasan layaknya garfile si kucing pemalas di film holywood. Hari ini sukses buatku tidur puas. Tanpa …

Read More »

Salah

  Oleh: Yulia Pransiska “Entahlah, aku tak pernah dengar kabar si anak ingusan itu lagi hingga sekarang.” *** Tengah malam di awal Juni, listrik padam. Kaget saat itu. Yang mulanya sedang merapikan beberapa kertas karena terlalu menumpuk di dalam lemari kerja, segera kutinggalkan untuk mencari kawan di ruang tengah. “Dasar …

Read More »

Al (Masih)

  Oleh : Sagitarius Marbun “Salibkan dia, salibkan,” teriakan-teriakan itu mengelegar di seantero negeri. Tidak sedikit yang sesenggukan menahan pilu. *** Maria termenung sendiri di sudut rumah. Sementara suami dan anaknya tidak tahu pasti di mana keberadaannya. Ia sudah terbiasa memang diperlakukan seperti itu. Ditinggal sendirian di rumah. Kedua lelaki …

Read More »

Abnormal

  Oleh : Yael Stefany Sinaga Ada benarnya. Hanya sang penenun waktu yang tahu jawabannya.  “Kita bukan belajar tulang-tulang, bintang-bintang, atau pun gali-gali tanah. Kita belajar manusia,” Ucap seseorang. Terpenting terpatri sampai ke sumsum otak. Terkutuk memang. Tak tahu menahu, disuguhkan dengan sejarah manusia. Uniknya saling berhubungan satu sama lain. …

Read More »

Terlahir Sebagai Pemenang

  Oleh: Surya Dua Artha Simanjuntak Kami banyak, namun kami bukan Legion. Kami tak punya nama. Ah, setidaknya belum. Kami adalah alfa. Ya, semua bermula dari kami. Maka dari itu dengarkan lah karena ini adalah ceritamu. *** Aku tak tahu mengapa ada di sini. Sial, aku bahkan tak tahu siapa …

Read More »

Nyai

  Oleh: Suratman Nyai. Mereka sebut aku demikian. Tuan memberi beberapa kantong keping emas dan jabatan tinggi kepada Bapak. Tentu Bapak senang dengan imbalan tersebut. Kamu baik-baik ya di sana. Jangan menentang Tuanmu. Pikirkan adik-adikmu, Ibumu, juga Bapakmu ini. Begitu Bapak katakan padaku. Aku sebenarnya tidak bisa berkata apa-apa. Mau …

Read More »