Home / Tag Archives: contoh puisi

Tag Archives: contoh puisi

Palu

Oleh: Mayang Sari Sirait Diketuk palu Tuk tuk Menghakimi lewat mata Tatap dibalik lensa   Palunya dari kayu Tak mahal rasaku Tapi efeknya buatku kelu Apalagi kalau yang pegang tak pantas   Aku jua punya Palu, dari besi pula Tapi biasa saja Orang yang pegang tak punya kuasa   Kupikir, …

Read More »

Berita

Oleh: Widiya Hastuti Kala itu senja Kau duduk dengan radio perak yang telah lama serak Menatap halaman berserak Dengan segelas kopi luwak Termenung Daunmu menangkap Gelombang berita dari seberang pulau sana Tentang buah jerami yang tak lagi terbeli Tentang anak kurang gizi Tentang roda yang mati Tentang BPJS yang rugi …

Read More »

Mesias

  Oleh: Surya Dua Artha Simanjuntak   Aku lahir dari kabut waktu Dari nubuat yang membisikkan namaku Di bawah bintang timur aku datang Dari harapan ribuan impian   Aku adalah suratan Datang untuk memperbaiki keadaan Aku adalah takdir Bersama gelap dan terang   Lihat, jika kau indahkan Bersama kita lukis …

Read More »

Tuhan (Ter)lupa

Oleh: Thariq Ridho   Sukma (di)luka Atma mendo’a bersama kata dalam diam ia mencela sebab Tuhan, tak seramah (katanya)   Atma berduka lantas siapa jadi (ber)dosa sudahkah sujud sembah hanya pada Sang (Esa) nyatanya, Tuhan pernah (Me)Lupa   Sukma mengalah dalam dekapan bunyi pasrah bingung Pada siapa berkeluh kesah (ter) …

Read More »

Binatang Bukan Bintang

Oleh: Rimma Itasari Nababan Dia adalah terang di pagi hari Kata seorang anak manusia Bukan ! Dia adalah gelap yang enggan pergi Anak manusia lain menimpali Begitulah, si dia selalu jadi topik Dia adalah tempat puji dan caci maki Dia adalah malam kelam Pembuai janji dalam mimpi Pasti tak tertepati …

Read More »

Demon

Oleh : Rina Amelia Tindaon Entah apa yang jenaka Kala Kalimat Ilahi membara Bernyanyi, bergoyang dengan girang Lafadz suci mereka jadikan arang   Saat semua umat mendera Saat letupan emosi belum reda Lahir lagi sebuah drama Tuhan sedang bersuka ria dalam takhta Merancang sastra cabul dengan setengguk vodka Untuk apa …

Read More »

Rumah Belenggu

Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon   Setapak langkah menuju bangunan elok Rupa bak istana sang Raja Sulaiman Malaikat duduk bersila mengalunkan harfa Bidadari dengan senyumnya yang merekah   Selangkah demi selangkah Terbius dengan kenyaman Tak rela meninggalkan keindahan cuma-cuma Aku ketergantungan   Hari ini terlewati, esok datang Bangunan masih sama …

Read More »

Untukku, Si Kau

Oleh : Annisa Octavi Sheren Untuk kau, jangan lagi lara Dini tak sapa kau seacap dulu Tengah hari, tak ada jeda hiraukan kau Senja yang kau cintai itu pun buyar sudah Luntur luruh dan berlalu selain dengan kau Parah Tak usah kau nantikan apapun Keluwung pun celih singgahi angkasa kau …

Read More »

Ramanda

Oleh: Nadiah Azri Br Simbolon Benang merah menjeratnya dengan derita tak bertepi Cairan pekat nan merah meruah dari arteri Sekujur lengan penuh burik menyiksa layaknya duri Memar menusuk rangka merambat menuju ari Rongkong dan urat berpadu dalam kepasrahan dan berniat mati Namun takdir tak mengizinkan, dia harus berodi demi sesuap …

Read More »

Senja di Danau Toba

Oleh : Sagitarius Marbun   Sajak Untuk Sinar Bangun   Hari itu Senin bersejarah Alfa dan omega dalam hidupku Luka dan lara terpatri di pundak Kan kuagihkan kepada sanak nun bahagia Akan kupetik rindu di hadapan pitarah Cinta dan cita akan segera dilabuhkan, dermaga   Hari itu Senin cerah Angin …

Read More »