Home / Resensi / Escape Room, Teka-Teki yang Belum Selesai

Escape Room, Teka-Teki yang Belum Selesai

Sumber Istimewa

 

Oleh : Yael Stefany Sinaga

Judul Escape Room
Sutradara Adam Robitel
Penulis Skenario Maria Melnik & Bragi F. Schut
Pemeran Taylor Rusell, Logan Miller, Jay Ellis, Tyler Labine, Deborah Ann Woll, Nik Dodani
Rilis 11 Januari 2019
Durasi 99 Menit
Genre Fiksi Ilmiah, Misteri, Drama

 

“Apa jadinya jika permainan yang biasanya dimainkan di android, menjadi kisah nyata dalam kehidupan anda? Melarikan diri, selesaikan atau mati,”

Escape room adalah permainan teka-teki yang dimainkan oleh 4-6 orang di dalam suatu ruangan yang dirancang sedemikian rupa. Permainan ini pertama kali dilunucurkan menjadi android game di Jepang pada tahun 2004 oleh Toshimitsu Takagi. Di Eropa sendiri permainan ini mulai dikenal sejak tahun 2011.

Adapun sistem permainan ini adalah setiap orang yang bermain didalamnya harus memecahkan teka-teki dalam suatu ruangan untuk bisa keluar dari ruangan tersebut. Biasanya akan ada suatu peristiwa yang menimpa pemain sehingga membuat suasana permainan menjadi semakin seru.

Dalam momen seperti itu lah pemain harus mampu sekaligus mencari teka-teki untuk bisa menyelamatkan diri. Misalnya mencari kode untuk membuka pintu agar bisa keluar ruangan. Namun, jika pemain tidak mampu menyelesaikan teka-teki yang dibuat, mereka boleh meminta bantuan dengan mengakat bendera putih. Biasanya permainan akan berakhir dan pemain dianggap gagal.

Namun berbeda dengan film buatan sutradara Adam Robitel Escape Room ini. 6 orang yang tidak pernah mengenal satu sama lain dikumpulkan dalam suatu ruangan. Awalnya mereka mendapat kiriman sebuah kotak yang berisikan kertas pesan untuk menjadi pemenang dan akan mendapatkan uang dalam jumlah yang besar.

Mereka adalah Zoey, Ben, Jason, Mike, Amanda, dan Danny. Mereka terjebak dan terpaksa harus mengikuti semua aturan permainan hingga selesai. Awalnya tidak terlalu khawatir. Ditambah Danny seorang gamers yang sering memainkan permainan tersebut di handphone miliknya. Mau tak mau mereka harus berjuang menjadi yang paling beruntung.

Sumber Istimewa

 

Dimulai dari ruangan yang tiba-tiba panas bak dipanggang di oven, dinginnya cuaca hingga mencapai -100 derajat celsius, hingga tempat mengenang masa lalu. Semuanya dirancang dengan sangat terperinci berdasarkan latar belakang trauma yang dimiliki. Ini membuat kita sebagai penonton diajak untuk berpikir dan menerka bahwa dalang dari permaianan tersebut adalah seorang detektif.

Namun, tidak seperti permainan yang ada di android, mereka tidak bisa meminta tolong maupun  mundur dari permainan. Mereka harus menyelesaikan semuanya sampai akhir. Mereka harus mampu mencari cara jalan keluar dan bertahan hidup dari setiap peristiwa yang dihasilkan disetiap ruangannya.

Puncaknya, satu per satu korban berjatuhan. Mereka tidak mampu bertahan dan memilih untuk mundur dan mengakhiri permainan dengan mengorbankan nyawa. Sungguh berbanding terbalik dengan permainan aslinya.

Jalan cerita yang apik serta sistem permainan yang memutar otak dan sulit diterima nalar serta latar belakang dari setiap pemain, membuat film ini mempunyai daya tariknya sendiri. Penonton dibuat tidak bisa melewatkan adegan sedetik pun. Tak hanya itu, penjiwaan oleh sang pemain menambah kekuatan dalam film ini.

Apalagi ditambah bumbu adegan drama yang sangat menyentuh dan membuat emosi penonton juga bercampuk adu. Sungguh adrenalin, otak dan nurani diuji jika menonton fim ini. Tak heran jika dirilis pertamanya mampu mendapat rating 6.8/10. Tak hanya dipenghujung akhir cerita, sang sutradara membuat adegan yang tak terduga. Ini membuat kejanggalan sehingga misteri tak sepenuhnya terpecahkan. Bahkan semua diluar dugaan penonton.

Sesalnya lagi, ketika teka-teki hampir terpecahkan, sang sutradara sepertinya enggan menyembuhkan rasa penasaran penonton. Sehingga hanya menampilkan bayangan sang dalang dan proses pembuatan permainan ini. Tujuannya adalah tidak ada satupun yang tertolong dan mencari jalan keluar.

Selain menambah ilmu penalaran dan pengetahuan, film ini sangat cocok bagi kalian pecinta film misteri. Saya percaya ketika anda menonton film ini, anda akan diajak untuk bermain dalam permainan yang dibuat. Selamat menempuh jalan keluar !

About SUARA USU

Check Also

Sketsa Dunia Virtual Abad Milenial

Oleh: Widiya Hastuti Judul Ready Player One Sutradara Steven Spilberg Penulis Novel Ernest Cline Pemeran …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *