Home / Puisi / Kala

Kala

Oleh: Rati Handayani

Ada setiap awal untuk memulai

Setidak-tidaknya demikian hingga kau di garis takdirmu malam ini

Jaraknya, antara kau bangun dan tidur lagi

Selalu demikian….

Lalu abadi

 

Bisa saja kelebihan diri manusiamu menjejakkan kakinya kembali di mula itu

Namun apakah itu yang akan kau tuju

Ketika malam ini kau telah ditakdirkan

Melangkahkan kaki di tempat ini

Tak menjadi semestinya, sesuai catatan kanak-kanakmu

 

Lantas pipi, telinga, dan matamu memerah karena berang dengan pilihan tak terencana?

Menduga-duga dengan pikiran hina?

Mencoba mempermainkan Tuhan dengan takdir-Nya?

 

Kala

Ia tak bisa diulang dan diputar lagi

“Maafkan aku, Bu.”

Suara dari liang kuburmu

About Portal Berita Pers Mahasiswa SUARA USU

Check Also

Palu

Oleh: Mayang Sari Sirait Diketuk palu Tuk tuk Menghakimi lewat mata Tatap dibalik lensa   …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *